Keramik merupakan finishing atau bagian akhir dari pembangunan sebuah bangunan. Dengan adanya tambahan pemasangan keramik pada bangunan, akan menambahkan tingkat estetika dari sebuah bangunan. Selain itu untuk pemasangan keramik pada bangunan dapat dibedakan dari berbagai jenis keramik. Keramik yang dipasang disetiap ruangan memiliki jenis keramik yang berbeda beda, mulai dari dapur, kamar mandi, teras, garasi, ruang tamu, dan masih banyak lagi.

Terdapat berbagai jenis dan kualitas pada setiap keramik yang akan anda pasang. Jika pada keramik, terdapat kualitas KW 1, KW 2, dan KW 3. Dari ketiga label tersebut merupakan kualitas yang menentukan bagus dan tidak nya keramik tersebut. Semakin kecil angka dibelakang maka semakin bagus pula jenis keramik nya. Contoh jika anda akan membeli keramik dengan label KW 2 dan KW 1, maka diantara keduanya KW 1 jauh lebih berkualitas disbanding KW 2.

Selain itu juga terdapat keramik dengan kualitas premium, keramik dengan kualitas premium biasanya akan jauh lebih mahal dikarenakan kualitasnya yang juga bagus. Jadi jika anda masih kebingungan dalam menentukan jenis keramik yang akan anda pasang, anda bisa menyimak beberapa jenis keramik berikut.

Jenis Keramik Yang Biasa di Gunakan

Nah dibawah ini merupakan beberapa jenis keramik yang biasa digunakan untuk lantai bangunan.

  1. Keramik Biasa
, Jenis, Ciri, dan Cara Memasang Keramik

Jenis keramik yang paling sering digunakan ini merupakan keramik yang paling mudah ditemukan. Karena banyak yang menggunakannya dan sudah banyak yang mengetahuinya jadi produksi dari keramik ini sudah banyak dilakukan. Selain itu keramik ini juga bisa ditemukan diberbagai tempat mulai dari toko bangunan yang besar hingga yang kecil.

Ukuran dari keramik ini juga beragam, mulai dari 20cm x 20cm hingga ukuran yang paling besar yakni 80cm persegi. Selain ukuran persegi keramik ini juga terdapat ukuran yang memanjang contohnya 15cm x 30cm yang biasanya sering kita jumpai pada dinding kamar mandi.

  • Keramik Teraso
, Jenis, Ciri, dan Cara Memasang Keramik

Jenis keramik kedua yakni keramik teraso. Jenis keramik ini merupakan keramik yang paling disukai orang orang pada masa tahun 70an. Keramik ini juga masih diburuh oleh masyarakat yang menginginkan nuansa rumah yang tradisional.

Ukuran dari keramik teraso yang sering dijumpai di pasaran adalah kisaran 20cm persegi hingga 60cm persegi. Untuk keramik jenis teraso biasanya sering dijumpai pada café, restoran, vila, atau rumah makan yang mengangkat tema tradisional hingga klasik pada bangunannya.

  • Keramik Granit dan Marmer
, Jenis, Ciri, dan Cara Memasang Keramik

Kemudian yang selanjutnya, anda pasti sudah sering mendengar keramik dengan jenis berikut yakni granit alam dan marmer. Keramik ini biasanya digunakan oleh masyarakat dari kalangan menengah keatas. Jenis keramik granit dan marmer memang memiliki corak yang indah sehingga dapat menambah keindahan dari ruangan anda.

Dengan keindahan itu akan membuat ruangan anda menjadi tampak lebih asri dan bercorak. Tetapi karena keindahan dari keramik ini, harga dari granit dan marmer juga sangat sesuai dengan kualitas yang didapat. Karena terbuat dari hasil tambang alam, keramik ini memerlukan perawatan yang khusus agar dapat tetap berkilau.

  • Keramik Homogeneous Tile
, Jenis, Ciri, dan Cara Memasang Keramik

Dan yang terakhir yakni keramik yang meniru penampakan fisik dari keramik granit dan juga marmer. Walaupun tiruan tapi corak keramik ini tidak kalah bagus dengan granit alam maupun marmer. Keramik homogeneous tile ini sering kali ditemukan dipasaran dengan ukuran yang cukup besar. Yakni mulai dari ukuran 40cm persegi hingga ada juga yang menjual dengan besar 100cm persegi.

Nah itu dia jenis dari keramik yang bisa memperindah tampilan ruangan anda. Anda bisa memasang keramik sesuai dengan tema yang anda inginkan pada ruangan anda. Atau bisa juga anda memasang keramik biasa namun ditambah dengan beberapa hiasan yang akan membuat ruangan anda menjadi lebih indah.

Ciri Keramik Dengan Kualitas Terbaik

Setelah mengetahui berbagai jenis keramik yang bisa anda pasang dirumah anda, pastinya anda juga perlu mengetahui ciri keramik yang berkualitas. Walaupun memiliki harga yang terjangkau belum tentu kualitas dari keramik tersebut tidak bagus. Dan juga sebaliknya jika harga keramik cukup mahal juga belum tentu kualitas yang diberikan lebih baik. Simak beberapa cara memilih keramik dibawah ini supaya anda akan lebih mudah membedakan mana yang berkualitas dan tidak.

  1. Perhatikan Berat Keramik

Hal yang pertama yang bisa anda gunakan untuk mengetahui apakah keramik berkualitas atau tidak adalah dengan membandingkan berat keramik tersebut. Karena jika anda mengangkatnya tetapi keramik terasa cukup ringan maka bisa dipastikan bahwa keramik tergolong kualitas yang cukup buruk. Karena jika keramik terasa ringan berarti serat keramik keropos sehingga keramik tersebut mudah pecah.

Namun sebaliknya apabila keramik diangkat cukup berat maka bisa dipastikan kualitas dari keramik lebih bagus karena seratnya lebih padat dan tentu saja kekuatannya lebih bagus.

  • Mengusap Keramik

Ciri yang kedua yakni dengan cara mengusap keramik. Ini merupakan ciri yang cukup sederhana yang bisa digunakan untuk mengetahui kualitas keramik. Karena jika anda mengusap keramik dan meninggalkan jejak tangan anda pada keramik sudah dipastikan kualitas dari keramik tersebut tidak bagus. Karena jika keramik tersebut tergolong cukup bagus tidak akan meninggalkan jejak tangan jika anda mengusapnya.

  • Menguji Anti Gores

Dan ciri terakhir yang bisa di gunakan untuk mengetahui kualitas keramik adalah dengan menguji anti goresnya. Anda bisa menggores keramik dengan menggunakan kuku atau logam, jika terdapat bekas goresan maka keramik tergolong di kualitas buruk.

Ciri keramik dengan kualitas yang terbaik bisa anda buktikan dengan beberapa cara diatas. Jadi anda bisa menemukan keramik berkualitas terbaik untuk pelengkap rumah anda. Dengan menggunakan keramik kualitas terbaik pastinya rumah anda akan lebih terlihat indah dan bersih.

Cara Memasang Keramik Untuk Pemula

Berikut beberapa Cara Memasang Keramik Untuk Pemula :

  • Hitung Lebar Lantai

Hal pertama sebelum anda memasang keramik adalah mengukur terlebih dahulu lantai yang akan anda pasangi keramik. Anda bisa mengukur dengan menggunakan meteran, kemudian tandai dengan benang dan pastikan bertemu satu sama lain. Setelah memasang benang, anda bisa menentukan bagaimana alur pemasangan keramik, dan pastinya akan lebih mudah.

Selain untuk pemasangan benang penanda, pengukuran ruangan ini juga bisa anda gunakan sebagai perkiraan jumlah keramik yang anda gunakan. Jadi anda bisa membeli keramik sesuai dengan kebutuhan anda.

  • Siapkan Keramik Yang Akan Digunakan

Kemudian anda perlu menyediakan keramik yang akan anda pasangkan. Pilih keramik yang sesuai dengan keinginan anda dan pastinya sesuai kan dengan konsep ruangan yang anda inginkan. Dan pastikan anda sudah memilih keramik dengan kualitas terbaik sehingga tidak akan terjadi pecah keramik ketika pemasangan berlangsung.

  • Merendam Keramik

Selanjutnya, anda perlu merendam keramik ketika anda sudah siap melakukan pemasangan. Jadi merendam keramik ini perlukan untuk membuat keramik lebih lentur sehingga tidak pecah ketika akan dipasang. Selain itu, jika anda merendam keramik sebelum memasang akan menjadi keramik menempel dengan kuat sehingga tidak mudah lepas.

  • Memasang Keramik

Kemudian setelah anda merendam keramik, anda bisa memulai melakukan pemasangan pada keramik. Anda bisa memulainya dari tanda yang anda pasang pada saat pengukuran. Anda bisa menggunakan papan pengoles untuk meratakan semen pada permukaan lantai. Lalu anda bisa mulai menempelkan keramik diatas semen kemudian anda bisa menekan keramik menggunakan papan. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa keramik terpasang dengan rata dan menempel sempurna pada semen.

Lakukan hal tersebut hingga ruangan anda selesai dipasang dengan menggunakan keramik. Pastikan keramik yang anda pasang diletakkan ditempat yang sesuai dengan posisi lurus dengan benang penanda yang sudah anda buat.

  • Mengoles Nat Keramik

Setelah keramik terpasang diseluruh ruangan, langkah selanjutnya adalah mengoleskan nat pada keramik. Tetapi anda tidak bisa mengoleskannya langsung setelah semua keramik terpasang, anda harus menunggu semen mongering terlebih dahulu. Setelah itu baru anda bisa mengoleskan nat yang sudah dicampur air. Oleskan secara merata supaya nat menutup celah celah antara satu keramik dan keramik lainnya. Anda bisa mengolesnya dengan applicator datar supaya nat teroles dengan sempurna.

Setelah nat sudah teroles ke seluruh bagian keramik yang ada diruangan anda, kemudian anda bisa menunggu sekita 5-15 menit hingga nat sedikit mongering. Kemudian anda perlu membersikan area lain yang terkena nat menggunakan spons setengah basah. Dalam melakukan ini anda perlu berhati hati dengan tetesan air dari spons anda. Karena jika tetesan air terkena pada nat akan membuat kinerja nat tidak sempurna.

Dan proses pemasangan keramik sudah selesai. Mudah bukan? Anda bisa melakukannya sendiri ketika anda akan merenovasi rumah. Tetapi memasang keramik memang diperlukan ketelitian supaya hasil pemasangannya simetris dan lurus. Selain itu anda juga memerlukan jasa potong keramik untuk membantu anda dalam memotong keramik yang sekiranya terlalu besar. Karena biasanya pada pemasangan keramik, akan ada keramik yang perlu dipotong untuk bisa pas saat dipasang.

Anda bisa menghubungi Rhema Keramik untuk membantu anda dalam hal memotong keramik. Selain itu Rhema Keramik juga memiliki beberapa jasa lain yaitu stepnosing, bullnosing, dan lainnya. Segera hubungi Rhema Keramik untuk mendapatkan penawaran jasa potong keramik lainnya.

Open chat